0


oleh : Dewi Purnama Sari asal Cabang Kubu Raya (Peserta senior course HMI Cabang Mempawah)

Pendahuluan

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi kader memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi pemimpin yang berjiwa Islam, berwawasan kebangsaan, dan profesional. Salah satu materi pokok dalam proses perkaderan HMI adalah Kepemimpinan, Manajemen, dan Organisasi (KMO). Materi ini diajarkan dalam berbagai jenjang pelatihan seperti Basic Training (Latihan Kader 1), Intermediate Training (LK2), dan Senior Course (SC).

Tujuan Materi KMO

Materi KMO bertujuan membekali kader dengan pemahaman konseptual dan praktis mengenai:

  • Prinsip-prinsip kepemimpinan Islami dan transformatif
  • Manajemen sumber daya organisasi
  • Pengelolaan sistem kerja dan struktur organisasi secara efektif

Materi ini diharapkan mampu mencetak kader yang tidak hanya cakap memimpin, tetapi juga mampu merancang, mengelola, dan mengembangkan organisasi secara dinamis dan adaptif.


Metode Penyampaian Materi KMO

berdasarkan penyampaian materi tentang metode penyampaian materi KMO oleh Kanda Aiman yaitu menggunakan pendekatan andragogi (pendidikan orang dewasa), yang menekankan partisipasi aktif peserta dalam proses belajar. Metode-metode yang digunakan antara lain:

  1. Ceramah Interaktif Pemateri menyampaikan teori dasar kepemimpinan, manajemen, dan organisasi secara sistematis, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dua arah. Hal ini bertujuan untuk membangun pemahaman konseptual yang kuat.
  2. Studi Kasus Peserta diberikan kasus-kasus nyata (terkadang diambil dari pengalaman organisasi HMI sendiri) untuk dianalisis menggunakan teori KMO. Ini mendorong peserta berpikir kritis dan solutif.
  3. Simulasi dan Role Play Kegiatan ini digunakan untuk melatih keterampilan praktis seperti pengambilan keputusan, pembagian tugas, dan penyusunan program kerja dalam skenario organisasi.
  4. Diskusi Kelompok Kecil (FGD) FGD memungkinkan peserta untuk menyampaikan gagasan secara mendalam dalam kelompok kecil, sehingga terjadi tukar pengalaman dan pemahaman dari berbagai perspektif.
  5. Refleksi Individu dan Evaluasi Harian Peserta diberi ruang untuk merefleksikan apa yang dipelajari dan bagaimana itu bisa diterapkan dalam kehidupan nyata dan organisasi HMI.

Relevansi dengan Konteks HMI

Metode penyampaian ini sesuai dengan karakteristik kader HMI yang berasal dari latar belakang intelektual dan kritis. Oleh karena itu, metode KMO tidak hanya berfungsi menyampaikan materi, tetapi juga mendorong terbentuknya agent of change yang mampu menjadi pemimpin dalam ruang keumatan, kebangsaan, dan profesionalisme.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Referensi

Mulyasa, E. (2009). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Nawawi, H. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pedoman Perkaderan HMI (2005). PB HMI.

Knowles, M. S. (1980). The Modern Practice of Adult Education: From Pedagogy to Andragogy. Chicago: Follett Publishing.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2012). Management (11th ed.). Pearson Education.

Syahrul, M. (2017). Perkaderan dan Transformasi Kepemimpinan dalam HMI. Makassar: LK2 Publishing.

-------------------------------------------------

#hmistitdar
#hmicabangkuburaya
#pesertaseniorcourse
#hmicabangmempawah
Editor: Amarizar MD
Rep: Aulia





Next
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

Posting Komentar

 
Top