0

 

Pendahuluan

Training Raya Senior Course merupakan jenjang kaderisasi lanjutan dalam tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang menekankan pada penguatan wawasan ideologis, intelektual, dan kepemimpinan kader. Dalam proses penyampaian materi dan pengembangan kapasitas peserta, keberadaan sistem evaluasi dan teknik penilaian memegang peran penting. Evaluasi bukan sekadar pengukuran hasil, melainkan juga merupakan alat untuk menilai proses pembelajaran, efektivitas fasilitator, dan keterlibatan aktif peserta.

Kegiatan Senior Course HMI Cabang Mempawah yang diselenggarakan pada tanggal 12–16 Mei 2025, menghadirkan berbagai materi strategis seputar ideologi, konstitusi, filsafat, hingga manajemen organisasi. Dalam rangka menjamin kualitas hasil kaderisasi, maka perlu dirancang evaluasi pembelajaran yang objektif, partisipatif, dan relevan dengan semangat pembinaan kader HMI.


Evaluasi dalam Proses Pembelajaran

Evaluasi dalam kegiatan perkaderan seperti Senior Course memiliki tiga fungsi utama: diagnostik, formatif, dan sumatif. Evaluasi diagnostik dilakukan untuk memahami kesiapan awal peserta sebelum mengikuti materi. Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran guna memberikan umpan balik, baik kepada peserta maupun fasilitator. Sedangkan evaluasi sumatif digunakan untuk menilai keberhasilan peserta secara keseluruhan setelah kegiatan berakhir.

Dalam konteks perkaderan HMI, evaluasi juga dapat digunakan sebagai refleksi kolektif terhadap sejauh mana proses pembelajaran telah mencerminkan nilai-nilai dasar perjuangan HMI: keislaman, keindonesiaan, dan ke-HMI-an.


Teknik Penilaian yang Digunakan

Berbagai teknik penilaian dapat diterapkan dalam kegiatan Training Raya, antara lain:

  1. Tes Tertulis
    Tes ini digunakan untuk mengukur pemahaman konseptual peserta terhadap materi. Bentuknya bisa berupa pilihan ganda, esai singkat, atau uraian bebas tergantung tingkat kompleksitas materi.

  2. Penilaian Observasi
    Penilaian ini digunakan untuk menilai keaktifan peserta dalam diskusi, forum tanya jawab, serta keterlibatan dalam dinamika kelompok. Tim fasilitator dapat menyiapkan instrumen observasi sederhana untuk mencatat performa masing-masing peserta.

  3. Penilaian Portofolio
    Peserta diminta untuk menyusun laporan reflektif atau ringkasan materi yang dapat menunjukkan perkembangan pemikiran dan pemahamannya selama mengikuti kegiatan. Ini juga menjadi bentuk evaluasi keberlanjutan.Penilaian Kinerja (Performance-Based Assessment)

  4. Diterapkan dalam simulasi kasus, debat, atau forum mini-presentasi. Teknik ini menilai kemampuan peserta dalam menerapkan pengetahuan secara praktis.


Implementasi dalam Training Raya Senior Course HMI Cabang Mempawah

Selama pelaksanaan Training Raya pada Mei 2025, panitia dan tim fasilitator menerapkan sistem evaluasi terpadu. Evaluasi awal dilakukan melalui asesmen kesiapan peserta dan pemetaan kebutuhan belajar. Di tengah kegiatan, penilaian dilakukan secara kontinu dengan observasi keaktifan dan tanggapan peserta terhadap materi. Pada akhir kegiatan, peserta diminta menyusun refleksi tertulis dan mengikuti evaluasi sumatif sebagai bagian dari kelulusan.

Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi rujukan untuk pelatihan lanjutan, serta sebagai bahan rekomendasi bagi pengurus cabang dan pengurus komisariat dalam menindaklanjuti pengembangan kader.


Kesimpulan

Evaluasi dan teknik penilaian dalam kegiatan Senior Course bukan hanya berfungsi untuk mengukur capaian peserta, tetapi juga untuk memastikan proses kaderisasi berjalan secara efektif, objektif, dan transformatif. Evaluasi yang dirancang dengan baik akan mendorong peserta untuk belajar aktif, berpikir reflektif, dan bertindak konstruktif sesuai dengan nilai-nilai HMI.


Referensi

  1. Sari, M. D. (2021). Strategi Evaluasi Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 12(1), 45–60.

  2. Susanto, H. (2020). Teknik Penilaian Autentik dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 25(2), 77–85.

  3. Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

  4. Zainal, M. (2019). Penilaian Berbasis Kinerja untuk Pembelajaran Aktif. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(3), 100–110.



#hmiSTITDAR
#HMIKubuRaya
# HMIMempawah
#Training Raya
#seniorCourse



Editor. Danas Amarizar
Rep. Aulia

Posting Komentar

 
Top